News Mamasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terus menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tahun 2025 ini, Pemkab Mamasa resmi menggandeng Yayasan Andi Amar Maruf untuk meluncurkan program makan gratis bergizi yang ditujukan bagi anak sekolah dan masyarakat kurang mampu.

Bupati Mamasa. Menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung program nasional pengentasan stunting sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di wilayah pegunungan Mamasa.
Baca Juga : Kepala BPBD Sulsel Imbau Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan Mulai Oktober
Fokus pada Pemenuhan Gizi Anak Sekolah
Program makan gratis ini akan difokuskan pada anak sekolah dasar hingga tingkat menengah pertama. Setiap anak akan mendapatkan menu makanan bergizi seimbang yang telah disusun oleh tim ahli gizi dari yayasan dan dinas kesehatan.
“Anak-anak harus sehat agar bisa belajar dengan baik. Dengan adanya makan gratis bergizi, kami ingin memastikan tidak ada lagi siswa yang belajar dalam kondisi lapar,” ujar Bupati Mamasa dalam sambutannya.
Yayasan Andi Amar Maruf sendiri menyatakan siap mendukung penuh dari sisi penyediaan bahan pangan lokal hingga edukasi pola makan sehat.
Kolaborasi Pemerintah dan Yayasan
Kerja sama antara Pemkab Mamasa dan Yayasan Andi Amar Maruf mencakup beberapa aspek, mulai dari penyediaan dapur umum, pelatihan tenaga masak lokal, hingga monitoring kualitas makanan. Program ini juga melibatkan para petani setempat sebagai penyedia bahan pangan, sehingga sekaligus memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.
Ketua Yayasan Andi Amar Maruf menegaskan bahwa pihaknya ingin program ini tidak hanya sebatas bantuan sementara, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun generasi yang sehat dan kuat.
Apresiasi dari Masyarakat
Peluncuran program ini disambut hangat oleh para orang tua siswa dan masyarakat Mamasa. Mereka mengaku terbantu karena tidak perlu lagi khawatir anak-anak berangkat sekolah tanpa sarapan atau bekal bergizi.
“Ini sangat membantu kami. Anak-anak bisa lebih fokus belajar, dan kami sebagai orang tua merasa lebih tenang,” ujar salah satu warga Bangunbuda, Kecamatan Mamasa.
Penutup
Dengan hadirnya program makan gratis bergizi hasil sinergi antara Pemkab Mamasa dan Yayasan Andi Amar Maruf, diharapkan kualitas kesehatan anak-anak semakin meningkat, angka stunting menurun, serta tercipta generasi yang lebih kuat dan cerdas.
Langkah ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, yayasan, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Mamasa kini semakin optimis mampu menghadirkan masa depan yang lebih sehat dan cerah bagi generasi mudanya.





