News Mamasa – Kegiatan Buka Puasa Bersama Mamasa memperlihatkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Remaja masjid (Remes) bersama Pemuda Gereja Malabo berkolaborasi menggelar acara buka puasa bersama yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Melalui kegiatan Buka Puasa Bersama Mamasa, para pemuda ingin memperkuat hubungan sosial serta menumbuhkan nilai saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat. Mereka bekerja sama menyiapkan tempat, makanan berbuka, serta berbagai kebutuhan acara agar kegiatan berjalan lancar.
Baca Juga : DPC GMNI Mamasa: Bupati Kalau Ambil Kebijakan Dikaji Dulu Sesuai Aturan
Acara tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Warga dari berbagai kalangan hadir untuk mengikuti kegiatan yang tidak hanya menjadi momen berbuka puasa, tetapi juga ajang mempererat persaudaraan antarumat beragama.
Para pemuda dari Remes dan Gereja Malabo menunjukkan semangat gotong royong sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Mereka saling membantu mengatur tempat duduk, menyiapkan hidangan berbuka, serta menyambut masyarakat yang datang menghadiri acara tersebut.
Kegiatan Buka Puasa Bersama Mamasa juga memberikan pesan positif tentang pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam. Kebersamaan seperti ini dinilai mampu memperkuat persatuan sekaligus menumbuhkan rasa saling menghormati.
Tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif para pemuda. Menurut mereka, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga keharmonisan sosial.
Selain mempererat hubungan antarwarga, kegiatan ini juga memperkuat nilai toleransi yang telah lama terjaga di Kabupaten Mamasa. Kebersamaan antara Remes dan Pemuda Gereja Malabo menunjukkan bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan.
Melalui kegiatan Buka Puasa Bersama Mamasa, para pemuda berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga di masa mendatang. Mereka juga ingin menjadikan kegiatan serupa sebagai tradisi positif yang dapat memperkuat harmoni dan persatuan masyarakat Mamasa.




